Pages

Selasa, 05 April 2011

Seniman Tatto Termuda di Dunia

Lagi nyari tukang tato? Mau coba datangi bayi tukang tato ini ? Tapi bukan di Indonesia, tapi di Wales. Kebanyakan gadis tiga tahun baru saja merasakan nikmatnya berjalan, tetapi Ruby Dickinson adalah mempunyai keahlian artistik nya lebih dalam. Ia ditakdirkan menjadi Pembuat Tato paling muda di dunia setelah belajar dari ayahnya, Blane, yang menjalankan sebuah salon tato di Wales.

Mr Dickinson, 36, mengimpor tinta tatoo dari AS yang telah dirancang khusus utk digunakan oleh tangan anak kecil. Ruby akan mendapatkan peralatan tato mini utk ulang tahun keempatnya pada bulan Oktober.


Mr Dickinson kepada North Wales Pioneer: “Ruby sangat sadar dia semakin besar, dia tidak bisa menunggu. Dia ingin menjadi seorang tukang tato saat ia besar nanti.

“Tujuannya adalah utk mendapatkan tato di kaki saya dgn pesan utk ulang tahun 40 ulang tahun saya.”
Ia mengambil pelajaran setelah pembibitan serta berlatih dgn alat mainan di toko ayahnya.

Mr Dickinson berharap mengalahkan rekor Emilie Darrigade, orang Kanada, yang mentato bagian dari lengan ayahnya sebuah kupu-kupu saat ia berusia lima tahun.

Menurut ayahnya, Ruby hampir bisa membuat desain favorit ayahnya, yaitu laba-laba.

“Aku tidak habis pikir bahwa dia akan menggunakan Van Gogh, padahal dia hanya 3 tahun,” Mr Dickinson kepada The Sun.
“Tapi aku punya 70 persen dari tubuh saya sudah penuh tato dan hanya akan menjadi ukuran sepotong 2p, jadi aku tidak terlalu khawatir dia akan membuat tato itu.”

Mr Dickinson, yang menjalankan Inkaholics Anonymous di rumahnya di Penmaenmawr, Conwy, menambahkan: “Ini akan menjadi saat yang membanggakan dan sangat istimewa bagi saya dan utk anaknya.
“Dia benar-benar menyukainya dan saya senang saya dapat mengajarkan keterampilan ini.”
Namun, meskipun berharap Ruby akan mengambil tukang tato sebagai karier, ayahnya membiarkan anaknya membuat pilihan sendiri.




Ini  malah kecil2  udah bikin corat coret kulit orang.......kalau dah gede  apa yang mau di lukis.......???

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More