Pages

Jumat, 18 Februari 2011

Pitutur Luhur

Aja dumeh
Artinya: “jangan sok atau mentang-mentang”,
Terjemahan bebsanya adalah jangan suka memamerkan apa yang dimiliki untuk menekan, meremehkan, menghina orang lain. Misalnya : aja dumeh sugih [jangan mentang-mentang kaya], dan menggunakan kekayaannya itu untuk berbuat semena-mena, sebab harta kekayaan itu tidak lestari dan sewaktu-waktu dapat hilang [ tidak dimiliki lagi]

Aja nggege mangsa
Artinya:”jangan memaksakan waktu”
Jangan memaksa memperoleh hasil sebelum waktunya, karena apa yang didapat pasti tidak akan memuaskan. Misalnya, untuk mmendapatkan mangga yang manis perlu menunggu satu tahun. Apabila memetiknya kurang dari satu tahun pasti rasanya kecut [masam]

Aja ngomong waton, nanging ngomongo nganggo waton
Artinya: “jangan berbicara asal bicara, tetapi bicarah menggunkan landasan yang jelas.” Peringatan atau nasihat agar di dalam berbicara [berkomunikasi] perlu menggunkan tata-krama yang baik. Juga harus jelas apa yang akan disampaikan dan cara penyampaiannya supaya tidak menimpulkan salah faham bagi yang diajak bicara

Ana sethithik dipangan sethithik
Artinya::ada sedikit dimkan sedikit” Salah satu semboyan wong cilik Jawa yang sangatv terkenal dalam menjalani tirakat [ascestisme] dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, missal sehari punya penghasilan seribu rupiah yang dipakai untuk hidup maksimal harus sembilan ratus rupiah. Dengan demikian, untuk bekal hidup esok hari amasih punya seratus rupiah

Becik ketitik, ala ketara
Artinya:”siapa berbuat baik akan terbukti [diakui], siapa berbuat buruk akan kelihatan sendiri”. Anjuran agar siapa pun jangan takut berbuat baik. Meskipun awalnya belum tampak, pada saatnya pasti akan menemukan maknanya dan dihargai. Dan manakala berbuat buruk, sepandai-pandainya menutupi, akhirnya akan ketahuan juga.

Bener luput, ala becik, begja cilaka. Mung saking badan priyangga
Artinya: “bener salah, baik buru, beruntung celaka, berasal dari badan sendiri.”Salah satu inti dari ajaran kejawen yang menyatakan bahwa apa yang diperoleh seorang –orang lebih merupakan hasil [kausalitas] dari perbuatannya sendiri; bukan semata-mata akibat [pengaruh] perbuatan orang lain.

Rukun agawe santosa, crah agawe bubarh
Artinya: “rukun-damai membuat sentosa [kokoh-kuat], bertengkar membuat rusak [kehancuran]”. Peribahasa ini merupakan salah satu sikap hidup orang Jawa yang mendabakan kerukunan dan kedamaian di masyarakat

Rawe-rawe rantas, malang-malang putung
Artinya: “semua yang merintangi akan diberantas, yang menghalangi akan ditebas”
Semboyan atau tekad untuk menghapus kezaliman yang mencengkeram masyarakat, apapun yang dihadapi akan di lawan habis-habisan karena sudah di luar batas perikemanusiaan

Sabar subur
Artinya:”sabar itu membuat subur”, siapa yang mampu dan mau berbuat sabar, akan memperoleh ketenangan diri. Oleh karena itu dia mampu melihat dan berpikir jerbnih sehingga dapat bertindak [berbuat] dengan mantab, dan tidak grusa-grusu

Sapa temen bakal tinemu, sapa salah bakal seleh
Artinya:” siapa salah akan menyerah” Peringatan bahwa setiap kerja keras dan baik akan memperoleh hasil sepadan. Sedangkan apabila berbuat salah, bagaimana pun juga akan ketahuan dan memnperoleh hukuman setimpal

************

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More