Pages

Kamis, 08 Maret 2012

Cara Menyimpan Uang Kertas

Sebenarnya tidak ada perlakuan khusus untuk menyimpan uang kertas, yang penting adalah terlindung dari debu, air, panas dan cahaya. Setiap uang kertas dimasukkan ke dalam plastik pelindung yang kaku dan tidak mengandung asam sehingga uang tidak berubah warna dan tetap terlindung dalam jangka waktu yang lama.


Apalagi bila semua sisinya di segel (seal) dengan rapat maka dapat dipastikan uang tersebut akan lebih awet lagi. Ingat JANGAN PERNAH melaminating uang kertas !!! Semua uang kertas yang dilaminating akan menurunkan kualitas dan harganya hingga mencapai nilai yang sangat rendah.

Untuk melakukan seal dengan baik dapat di lihat pada video berikut ini:

http://www.notepassion.com/Articles/sealing-banknote.htm

Keempat sisi di segel/seal dengan alat pemanas
Plastik semacam ini sangat sulit ditemukan di negara kita, biasanya di jual di toko2 uang kuno di Singapore, merek yang terkenal adalah Lighthouse. Dijual dalam jumlah seratus lembar dengan ukuran bermacam2. Harga berkisar Rp.5000 s/d Rp. 10000 perlembarnya.

Tetapi bila kita tidak memiliki plastik semacam ini, kita juga bisa memasukkannya langsung ke folder yang disediakan khusus untuk uang kertas. Ada dua jenis folder yaitu yang berisi 3 lembar dan yang 2 lembar. Folder semacam ini mudah ditemukan di toko buku Gramedia ataupun di toko2 penjual uang kuno. Biasanya di jual per 5 lembar seharga Rp. 20.000 s/d Rp.25.000,-. Ada yang transparan sehingga kedua sisi uang bisa kelihatan, ada juga yang hitam sehingga hanya satu sisi saja yang kelihatan.
.
Folder isi 2
.
Folder isi 3
Setelah itu folder bisa dimasukkan ke dalam map/album yang bentuk dan warnanya beraneka macam. Ada yang terbuat dari karton tebal, plastik, dan ada pula yang dari kulit, semuanya mempunyai kotak pelindung. Harga album semacam ini juga bervariasi dari Rp.50.000,- sampai jutaan rupiah. Semakin antik tentu semakin mahal. Bila tidak mau yang khusus dapat dipergunakan map plastik yang tersedia di toko-toko buku.
.
Album terbuat dari karton tebal dapat memuat sekitar 30 lembar folder

Sebaiknya semua uang kertas yang kita beli langsung dimasukkan ke dalam plastik pelindung ataupun folder sehingga tidak terpapar dengan debu dan cahaya terlalu lama, setelah itu langsung masukkan ke dalam album. Kalau kita rajin boleh juga ditambahkan sedikit keterangan tentang uang tersebut, misalnya deskripsi uang, kualitas, tanggal pembelian, harga pembelian dan keterangan2 lain yang berhubungan, sehingga kita menjadi ingat kembali bila suatu saat kita membuka2 album tersebut.

Setiap uang yang telah kita beli harus kita rawat sebaik-baiknya, karena uang kuno semakin hari akan semakin langka sehingga mungkin saja barang yang kita beli dikemudian hari harganya akan menjadi berlipat-lipat. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah JANGAN sekali-kali memanipulasi atau merekondisi uang kertas, misalnya dengan cara menggosok atau menekannya untuk menghilangkan tekukan, atau mencucinya dengan cairan pembersih atau menambal lubang yang terdapat pada uang kertas, atau tindakan-tindakan lainnya sehingga membuat uang kertas seakan-akan menjadi lebih baik. Tindakan ini semua hanya akan merusak uang, dan menurunkan kualitasnya, apalagi jika kita menjualnya lagi tanpa memberitahukan tindakan yang telah kita lakukan kepada pembelinya. Berarti kita telah melakukan manipulasi atau penipuan terhadap si pembeli.

Maka dari itu telitilah sebelum membeli, perhatikan dengan seksama apakah uang tersebut telah direkondisi atau dimanipulasi, dan sebaiknya kita hanya membeli dari penjual yang bisa dipercaya serta berani memberikan garansi.

Sumber : http://www.uang-kuno.com/

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More