Pages

Minggu, 13 Maret 2011

BUTIR-BUTIR PITUTUR LUHUR

 

PERSATUAN

1. Eling Terhadap orang tua, Bapak,Ibu, Guru, Pemerintah, Bangsa dan Negara;
Makna Eling Terhadap orang tua, Bapak,Ibu, Guru, Pemerintah, Bangsa dan Negara adalah dalam menjalani hidupnya, manusia harus selalu menepati akan tugas-tugasnya dalam hidup, yang dinamakan Roso Eling. Rasa Eling ini ditujukan kepada orang tua, bapak,ibu,guru, pemerintah, bangsa dan Negara sabagai satu totalitas. Keharusan adanya Rasa Eling ini, mengingat manusia mempunyai ciri yang sama yaitu; orangnya sama, hidupnya sama, batinnya sama, rasanya sama, dan kerjanya sama. Apabila setiap manusia memahami lima cirri tersebut, maka secara tidak langsung dapat menciptakan hidup rukun, damai, dan tenteram, baik itu bagi pribadinya, keluarga, masyarakat, bahkan bagi bangsa dan Negara.

Makna tersebut diwujudkan dalam sikap dan perilaku sadar menjalankan secara loyal segala petuah orang tua dan bapak ibu guru, dan segala tata yang ditetapkan oleh pemerintah, bangsa dan Negara.

Sikap dan Perilaku Tersebut diterapkan dalam hubungan seseorang dengan orang tua, bapak ibu guru, pemerintah, bangsa dan Negara.


2. Jangan Bertengkar atau Berselisih;
Makna Jangan Bertengkar atau Berselisih adalah kesadaran dan keyakinan bahwa setiap manusia hendaknya dapat menciptakan suasana hidup rukun satu sama lain.

Makna tersebut diwujudkan dalam sikap dan perilaku selalu menghormati, menghargai, bersahabat, bersaudara, dan mencinta kasih sayangi sesame manusia, mewujudkan kehidupan dan penghidupan yang rukun dan damai.

Sikap dan Perilaku Tersebut diterapkan dalam hubungan seseorang dengan orang lain.

3. Memayu Hayuning Bawana, Sepi Ing pamrih Rame Ing Gawe;
Makna Memayu Hayuning Bawana, Sepi Ing pamrih Rame Ing Gawe adalah mewujudkan dunia yang selamat, sejahtera, dan bahagia, manusia bekerja tidak lagi didorong oleh kepentinganku, tetapi sepenuhnya didorong olej kepentingan kita, dimana kerja manusia dilakukan sepenuhnya untuk mewujudkan rasa sejahtera bersama, yang di dalamnya rasa sejahtera diri telah sepenuhnya tercakup.

Makna tersebut diwujudkan dalam sikap dan perilaku aktif berbuat kebaikan kepada siapapun dan apapun, termasuk didalamnya membangun dan memelihara lingkungan hidup yang sejat, asri, ondah, dan lestari, sehingga menjadi sumber daya alam yang selalu mamp[u meningkatkan harkat dan martabat manusia.

Sikap dan Perilaku Tersebut diterapkan dalam hubungan seseorang dengan dirinya, orang lain, dan masyarakat.


4. Memayu Hayuning Pribadi, Memayu Hayuning Kulawarga, Memayu Hayuning
Sesama, Lan Memayu Hayuning Bawana ;
Makna Memayu Hayuning Pribadi, Memayu Hayuning Kulawarga, Memayu Hayuning Sesama, Lan Memayu Hayuning Bawana adalah mewujudkan keadaan selamat, sejahtera, dan bahagia bagi diri sendiri, keluarga, sesame, dan dunia sebagai satu totalitas yang sinergik dan harmonis.

Makna tersebut diwujudkan dalam sikap dan perilaku menjalani kehidupan dan penghidupan praktis sehari-hari dengan sungguh-sungguh, dilambari ras ikhlas, jujur, penuh rasa cinta kasih saying kepada siapapun termasuk didalam anggota keluarga dan orang lain dan apapun, serta aktif pula membangun dan memelihara lingkungan hidup yang sehat, asri, indah, dan lestari, sehingga menjadi sumber daya alam yang selalu mampu meningkatkan harkat dan martabat manusia.

Sikap dan Perilaku Tersebut diterapkan dalam hubungan seseorang dengan dirinya sendiri ,keluarga, orang lain atau masyarakat dan Negara bahkan dunia.

5. Memayu Hayuning Titah Lan Praja ;
Makna Memayu Hayuning Titah Lan Praja adalah mewujudkan keadaan rakyat dan Negara yang selamat, sejahtera, dan bahagia.

Makna tersebut diwujudkan dalam sikap dan perilaku menhormati, menghargai, bersahabat, bersaudara, mematuhi dan mentaati norma-norma yang berlaku sehingga tercipta kerukunan hidup yang damai, bahagia, dan sejahtera.

Sikap dan Perilaku Tersebut diterapkan dalam hubungan seseorang dengan dirinya sendiri ,keluarga, Rakyat dan Negara.


6. Ora Nerak Angger-Anggering Nagoro ;
Makna Ora Nerak Angger-Anggering Nagoro adalah tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang ditetapkan Negara.

Makna tersebut diwujudkan dalam sikap dan perilaku loyal terhadap peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Negara

Sikap dan Perilaku Tersebut diterapkan dalam hubungan seseorang dengan Negara.

Dihimpun Oleh : KRT. Priyohadinagoro

Pitutur Sepuh

Bocah Bagus Anakku Lanang,
Ojo Wedi,… Golék-o Pepadhangé Dalan,
Ora Kendhat Anggonku Ngengudhang,
Duh Bocah Bagus Anakku Lanang.

Putraku yang baik,
Jangan takut…carilah terangnya jalan,
Tidak henti-henti orang tua berharap,
Oh putraku yang baik.


Wong Tuwamu Dudu Raja,
Sing Dak Wariské Dudu Bandha Dunya,
Sangumu Mung Isi Pitutur,
Muga Dadi Titah Kang Luhur.

Orang tuamu bukan orang kaya,
Yang kuwariskan bukan harta,
Bekalmu hanya nasehat
Semoga jadi manusia yang luhur.


Anak Lanang Bagusing Ati,
Ojo Lali Anggonmu Memuji,
Marang Gusti Kang Murbéng Dumadi,
Mugo Dadi Padhangé Ati.

Putraku yang baik hati,
Jangan lupa memuji,
Kepada Tuhan YME,
Semoga menjadi lenteranya hati.


Urip Ing Dunyo Iku Sedhélo,
Urip Ing Kono Koyo Samudro,
Mulo Nggér,....Ojo Wegah Podho Tetanén,
Ing Kono Mbesuk-é Bakal Panén.

Hidup dunia hanya sebentar,
Hidup di sana bagai samudra,
Maka anaku....jangan malas beramal baik,
Di sana nanti memetik hasilnya.


Bocah Bagus Anakku Lanang,
Ojo Nganti Ninggal Piwulang,
Mumpung Jembar Golék-o Pepadhang,
Ojo Jirih Ing Pepalang.

Putraku yang baik,
Jangan sampai meninggalakan nasehat,
Mumpung masih luang waktunya, carilah cahaya pencerahan
Jangan takut dengan godaan.


Sejatiné Ora Ono Opo-Opo…..,
Sejatiné Jagadawujud Suwung,
Ora Warno Lan Ora Rupo,
Sing Ono Mung Awang-Uwung.

Sesungguhnya tidak ada apa-apa,
Sesungguhnya dunia ini wujud kosong,
Tidak berwarna dan tidak berupa,
Yang ada hanya kekosongan.


Akéhing Bandha Dudu Ukuran,
Drajat Lan Pangkat Dudu Takeran,
Lan Pepujané Rasa Dudu Anak,
Pagering Jiwo Dudu Sanak.

Banyaknya harta bukan ukuran,
Kedudukan dan pangkat bukan ukuran,
Dan kenikmati rasa bukan anak,
Pagarnya jiwa bukan sanak keluarga.


Wong Tuwamu Dudu Dewo,
Ora Wenang Nulis Garisé Manungso,
Sangumu Mung Isi Pitutur,
Mugo Dadi Titah Kang Luhur.

Orang tuamu bukan dewa,
Tidak berwenang menulis nasibnya manusia,
Bekalmu hanya Isi nasehat,
Semoga menjadi manusia yang luhur.

Sumber : Rumah gilaku

Pitutur Luhur Kanggo Urip Ning Alam Dunia

Supaya kehidupan berjalan baik, para pinisepuh telah mewariskan pitutur luhur – petuah luhur supaya kita semua tetap berpegang kepada paugeraning urip – tata cara kehidupan luhur, yang secara tradisi selalu dilaksanakan dan dihormati seluruh warga dengan sadar dan mantap

Petuah dan ajaran warisan leluhur Jawa/Nusantara sengaja disebar kemana-mana, tidak berupa sebuah buku tuntunan. Ini dimaksudkan oleh para pinisepuh, supaya anak cucu termasuk penulis dan anda semua mengerti, bahwa belajar dan mencari ilmu itu perlu usaha yang tekun.

Tidak jemu-jemunya para pinisepuh menebarkan ajaran luhur lewat sloka-sloka, tembang-tembang, babad, cerita tutur, peribahasa dll, supaya anak keturunan dimanapun dan kapanpun selalu ingat untuk menjaga perilaku yang baik dan patut, selalu percaya diri, berpegang teguh kepada Budi Pekerti, tatakrama dan tata susila, tidak sombong, sopan dan bersikap rendah hati – andap asor

Piweling/ ajaran yang utama adalah : Tansah eling marang Pangeran – Selalu ingat kepada Tuhan, sebab Gusti ora sare – karena Tuhan tidak tidur, artinya : mengetahui segalanya.

Petuah lewat peribahasa
Dalam pergaulan sehari-hari, beberapa peribahasa dibawah ini, kiranya masih relevan dan bermanfaat dan bila diperhatikan dan dilaksanakan yang baik dan dihindari yang jelek, akan membuat suasana kehidupan dimasyarakat enak, rukun dan menyenangkan.

Zaman Edan
Salah satu pitutur klasik yang kondang adalah Zaman Edan , karya agung pujangga Ranggawarsita, sebagai berikut :
Amenangi zaman edanMengalami zaman edan/gilaEwuh aya ing pambudiSerba sulit menentukan perilaku
Melu edan nora tahanMau ikutan berbuat gila, tak sampai hati
Yen tan melu anglakoni Kalau tak ikutan
Boya keduman milikTidak kebagian rejeki ( uang, harta)
Kaliren wekasanipunJadinya kelaparan
Dilalah karsa AllahSudah menjadi kehendak Tuhan
Begja-begajne kang lali, luwih begja kang eling lan waspadaSeberapapun untung yang didapat oleh orang yang lagi lupa, masih lebih bahagia orang yang sadar dan waspada.


Melecehkan kebenaran
Ada zaman yang menyedihkan bagi orang baik-baik, ketika kebenaran dan orang baik-baik dilecehkan, seperti pada ungkapan ini :Wong bener thenger-thenger,Wong salah bungah-bungah,Wong apik ditampik-tampik.Artinya :Orang benar jadi susah,Orang salah malahan senang hidupnya,Orang baik tidak diterima bahkan diusir.

Dhandhang diunekake kuntul, kuntul diunekake dhandhang.Yang jahat dibilang baik, yang baik dikatakan jahat.Ini merupakan gambaran keadaan yang rancu, dimana nilai-nilai moral kejangkitan penyakit.

Sindiran kepada orang tak bermutu
Ada saja orang tak bermutu dizaman apapun, orang-orang yang berlagak sok pintar.
Contohnya :

Kakehan gludhug kurang udan.Kebanyakan guntur, hujannya sedikit. Artinya kebanyakan ngomong, yang benar sedikit.

Kegedhen endhas kurang uteg.Kebesaran kepala, otaknya kurang.

Alihan gungLagaknya kaya orang gedean, bodoh merasa pintar.

Merak kecancang Bergaya anggun bak burung merak.

Malang kadhakBerjalan gaya kesana kemari seperti itik.Ini adalah gambaran orang yang mendem drajad, pangkat lan semat.Orang yang mabuk kekuasaan, kedudukan, pangkat dan kekayaan materi. Murang kara adalah orang yang berperilaku tidak baik seperti koruptor, manipulator, pemeras,yang menyalah gunakan kedudukan untuk mencari uang yang tidak halal.

Micakake wong melek Orang yang tidak malu atas perbuatannya yang tidak baik, dia anggap semua orang itu buta, tidak tahu akan perbuatannya yang tercela seperti menggerogoti uang negara, memeras dsb.Mungal mungil adalah orang yang tak punya pendirian. Ngalem legine gulo Memuji manisnya gula. Dengan menyanjung orang kaya/berpangkat mengharapkan diberi sesuatu. Ngantuk nemu kethuk. Ini gambaran orang malas, tanpa bekerja dapat rejeki.
 

Anjabung alus Menipu dengan cara halus.

Keplok ora tombok Orang yang mencela orang lain dan tidak membantu.

Ilang jarake, kari jaileHilang sudah sifat baik, yang ada hanya iri dan dengki.

Tingkah laku orang-orang dinegeri kacau.Pada sebuah negeri yang tatanannya lagi kacau, diingatkan : Waspada, ada orang atau kelompok yang tidak terpuji perilakunya, seperti :

Ambondhan tanpo ratuTidak menghormati tatanan/peraturan, ulahnya mengacau.

Ngalasake negoro..Negara dianggap hutan, berbuat seenaknya sendiri.

Mampang mumpung Berbuat semaunya sendiri.

Alesus gumeter Sengaja menyebarkan berita yang mengacau.

Sawat ambalang kayu Dinegeri yang tatanannya baru sakit, ada saja peramal yang senangnya mengeluarkan ramalan-ramalan, meski kebanyakan ramalannya tidak benar.

Setan nggowo ting Setan yang berkeliaran membawa lentera, artinya ada orang yang berkeliaran kesana kesini untuk menghasut dan berbuat jahat.

Caca upap Berbuat jahat supaya terjadi permusuhan, lalu menyediakan racunnya – Raja wisuna

Bahni maya pramana Melakukan kampanye busuk ( black campaign) sambil mencerca dan memaki lawannya.

Arep jamure, emoh watangePemalas, maunya hidup enak ,tetapi tidak mau bekerja keras.

Gecul kumpulKumpulan para penjahat.

Hadigang Munculnya para pemimpin yang merasa kuat.
HadigungMerasa besar dan kuasa.
HadigunaMerasa pandai.

Sementara itu , banyak anak buahnya, pejabat dibawahnya yang tindakannya tidak punya malu : Rai gedheg.
Mereka suka memeras kawula yang kebanyakan juga hidup susah, sampai kawula tak punya apa-apa, diibaratkan seperti : Pitik trondhol dibubuti .-Ayam yang bulunya jarang, masih juga dibubuti bulunya hingga plonthos, habis semua bulunya.............


Sumber : KOMUNITAS WONG KEBUMEN

MISTERI DAN KEANEHAN

MISTERI DAN KEANEHAN Selama Perang Dunia II!!

Tentara Soviet yang di gantung oleh tentara jerman

Tentara Soviet yang digantung oleh tentara jerman
Beberapa tahun yang lalu di Russia terkenal dengan ‘Arkeolog Hitam’ orang-orang yang independen melakukan penggalian di tempat-tempat bekas pertempuran Perang Dunia II dan mencari barang peninggalan berharga ,terkadang dalam pencarian mereka, mereka menemukan fenomena yang sangat aneh.

Leningradsky Luban–Pada tahun 1997, sekelompok enam orang menuju Leningradsky Luban, di mana puing-puing biara Makaryevsky hancur selama sisa perang di tengah-tengah rawa-rawa. Mendekati reruntuhan, kelompok itu melihat api unggun. Mereka terkejut untuk mengetahui bahwa api unggun tergantung tepat di udara. Segera setelah mereka mendekati reruntuhan, api unggun itu menghilang.
“arkeolog hitam” berdiam di sebuah kamp bekas reruntuhan perang. Sepanjang malam, mereka terganggu oleh jeritan manusia yang berasal dari hutan. Tak satu pun dari mereka bergegas untuk membantu atau mendekati teriakan itu.
Keesokan paginya, salah satu arkeolog pergi ke hutan dan tersesat. Dia kembali tiga jam kemudian, dengan pakaian kotor dan wajahnya nampak gila. Dia tidak pernah mengatakan kepada teman-temannya apa yang terjadi padanya.

Myasnoy Bor–Salah satu yang paling terkenal zona anomali terhubung ke Perang Dunia II adalah sebuah lembah berawa Myasnoy Bor terletak 30 kilometer jauhnya dari Novgorod. Banyak prajurit Soviet Serangan Kedua Angkatan Darat, divisi Wehrmacht Jerman, Spanyol “Blue Divisi” dan tentara lainnya tewas di wilayah ini selama Operasi Ofensif Lyuban 1942. Banyak sisa-sisa mayatnya masih terkubur di sini.
Galina Pavlova, ketua kelompok “pencari” dari kota Engels di wilayah Saratov menceritakan tentang sebuah insiden yang terjadi padanya pada tahun 1997: “Hutan dari Myasnoy Bor itu menakutkan dan mistik. Segera setelah Anda ditinggalkan di sana sendiri, hutan mulai membuat suara. Anda dapat dengan jelas mendengar teriakan “Hore,” seolah-olah jiwa dari prajurit tewas masih melakukan serangan. Pada hari kami menemukan tambang, aku berada di belakang orang-orang. Aku berhenti di sebuah titik yang digali berkali-kali sebelumnya. Tiba-tiba, aku melihat bahwa pohon-pohon itu condong ke arah tempat yang sama meskipun tidak berangin sama sekali. Aku memanggil orang-orang, dan kami menemukan sebuah kotak kayu lapuk dan tambang tua. “

Prajurit Jerman ketika menginvasi Soviet

Bryansk–Alexei, seorang “arkeolog hitam” yang menggali di hutan dekat Bryansk di mana pasukan garis depan Russia berada pada tahun 1942-1943, menceritakan cerita yang menarik.
“Kami menggali mayat enam Rusia dan 11 tentara Jerman, empat diantaranya adalah tentara Wehrmacht di rawa-rawa parit penampungan. Kami memotong kayu yang sudah lapuk dan menemukan sepatu bot Jerman dengan tulang mencuat keluar. Kemudian kami mulai penggalian dengan lebih hati-hati, dan menemukan tulang panggul, tulang punggung, dan tulang rusuk. Sedikit demi sedikit kita menggali keluar sisa-sisa dari empat orang kerangka itu. Mulai gelap. Kami meninggalkan kerangka di parit dan berkemah di padang rumput sekitar 200 meter jauhnya.
Pada malam hari, sesuatu terjadi. Kami terbangun oleh Valera, seorang pria yang berjaga malam. Dia mengatakan kepada kami bahwa sesuatu yang aneh sedang terjadi. Kami bangun dan mulai mendengarkan dengan cermat. Kami bisa mendengar pidato dengan bahasa jerman, lagu, tawa dan denting rel. Itu sangat menakutkan.


Tank Soviet
Di pagi hari kami pergi ke parit. Itu tampak sama seperti ketika kita meninggalkannya. Tapi ketika kita berjalan sedikit lebih jauh, kami melihat parit bekas tank, dan yang paling menakjubkan, terlihat jejak Tank yang masih baru!. “
Zheltoyar–Ada zona anomali Zheltoyar, lebih dikenal sebagai zona anomali Novokhopersk, di bagian timur wilayah Voronezh, dekat kota Novokhopersk.

siluet seorang prajurit Ceko

Silouet seorang prajurit Ceko
Anggota ekspedisi dari komite Voronezh untuk mempelajari fenomena anomali dipimpin oleh seorang peneliti terkenal Genrikh Silanov, berhasil mengambil gambar orang-orang tentara berpakaian seragam di dekat tenda. Sebuah pesawat hantu muncul di salah satu foto. Para peneliti percaya bahwa ini adalah foto Perang Dunia II. Salah satu foto menunjukkan siluet seorang prajurit Ceko. Kemudian para peneliti menemukan bahwa sebuah divisi Ceko yang merupakan bagian dari Tentara Soviet dahulu kala terletak di daerah itu.
Silanov percaya bahwa foto-foto itu khas “chronal fatamorgana” yang diciptakan oleh apa yang disebut “bidang memori” terhubung ke peristiwa dramatis yang terjadi di masa lalu.

 SUMBER : clubbing.kapanlagi.com

Tragedi Pesawat Challenger


Cerita motivasi berikut diambil dari kisah nyata tragedi pesawat Challenger. Kisah nyata ini semoga dapat menjadi sumber motivasi bagi anda semua yang mungkin saat ini belum mencapai apa yang anda inginkan atau sedang mengalami sesuatu yang mungkin tidak anda inginkan. Anda pun sebetulnya mempunyai cerita kehidupan anda sendiri, tuliskanlah dalam buku kehidupan anda sebagai cerita motivasi bagi anda, anak-anak anda nantinya, atau teman-teman anda.

Kesaksian Hidup dibalik Meledaknya Pesawat Luar Angkasa Challenger, USA.

Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah.

Gedung putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan! Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku.

Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impianku semakin dekat saat NASA mengadakan test fisik dan mental. Begitu test selesai, aku menunggu dan berdoa lagi. Aku tahu aku semakin dekat pada impianku. Beberapa waktu kemudian, aku menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center. Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir.
Ada simulator, uji klaustrofobi, latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara.
Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini?
Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa.

Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih Christina McAufliffe. Aku kalah. Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaanku. Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? Bagian diriku yang mana yang kurang? Mengapa aku diperlakukan kejam? Aku berpaling pada ayahku. Katanya, “Semua terjadi karena suatu alasan.”

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku? Tujuh puluh tiga detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpang. Aku teringat kata-kata ayahku,
“Semua terjadi karena suatu alasan.”

Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena Tuhan memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini.
Aku memiliki misi lain dalam hidup.
Aku tidak kalah; aku seorang pemenang.
Aku menang karena aku telah kalah.
Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan Bagaimana dengan anda? Sudahkah anda menuliskan cerita kehidupan anda............???????
Setiap orang pasti pernah sukses dalam hidupnya.........(^_^).......

SUMBER : www.antonhuang.com

Kreasi Unik

Benda benda bekas yang ada dirumah pun bisa di buat suatu kreasi hiasan yang cantik abis liat aja kreasi kreasi dibawah ini :
Begithu menakjubkan  bentuk dan ragamnya,,,, udah pasti harganya menjadi mahal niee.......
Marie kita lihat model dan bentuknya :


























Bagus-bagus ‘kan? Jadi, kalau ada barang-barang elektronik bekas atau barang bekas apa pun itu, coba aja dilihat-lihat lagi, dibongkar atau diulik sedikit, terus dipikir-pikir dulu, kira-kira bisa dijadikan apa ya? Jangan langsung dibuang.......saja.
Meski barang bekas tapi kalau kita smua kreatif  wuuiiiihh  bisa menjadi penghasilan tambahan juga  niee....***__(^_^)__***

Sumber : EXPLORASI DUNIA

Sabtu, 12 Maret 2011

Satu Cinta Untuk Selamanya

Tak kusangka bertemu denganmu ....
Membuatku jatuh cintrong kepadamu..
Seakan diriku terhanyut bila memandang wajahmu..
Setelah sekian lama aku bermimpi tentang hadirnya sang pujaan hati
Dan kini kau hadir dalam hidupku..

Sungguh tak kusangka 
Ternyata dirimu yang selalu hadir dalam mimpi indahku
Kuingin selamanya diri ini hanya untukmu
Sayang ini , hati ini , cinta ini
Hanyalah untuk dirimu seorang
Tak ingin ada yang lain selain dirimu
Karena hanya satu dirimu untukku
Dan hanya satu diriku untukkmu
Dalam sebuah satu ikatan cinta untuk selamanya......

Disadur dari : Puisi Terindah

Benda Pusaka

Benda Pusaka Peninggalan Bung Karno !
Sebilah pusaka besar maknanya bagi Ir. Soekarno. Kecintaannya pada warisan leluhuritu, terlihat dari banyaknya tosan aji yang dimiliki. Salah satu pusaka sakti miliknya, didapat dari Gunung Nabi di Papua saat berkecamuk Perang Dunia (PD II).

ROKLAMATOR RI ini kabarnya memiliki ratusan pusaka. Padahal, putra sang fajar tersebut, dikenal sebagai sosok pria yang rasional dan bervisi jauh ke depan. Kendati demikian, sejarah kehidupannya, ternyata tidak lepas dengan hal-hal yang bersifat spiritual budaya, seperti keris, tombak, dan pusaka lain.

Sadar koleksinya bisa raib, atau lantaran rasa sukanya pada pusaka yang teramat tinggi, beberapa benda pusaka lalu diboyong ke istana.

Selanjutnya, dibuatkan tempat khusus dan dikelola oleh sebuah yayasan.
Adapun yang kedapuk mengurus benda-benda pusaka itu adalah Guruh Soekarnoputra, sebagai Ketua Yayasan Bung Karno yang berdiri sejak 1978. Bagi alumni Fakultas Arkeologi Universiteit van Amsterdam, Belanda ini, merawat pusaka ayahandanya jadi amat mengasyikkan.

Pimpinan Sanggar Tari Swara Mahardika ini pada suatu kesempatan pernah berujar bahwa benda-benda pusaka itu didapat dari leluhur, istana, dan keluarga. Istana yarig dimaksud adalah Istana Merdeka, Istana Bogor, Batutulis, dan lain-lain.


Bentuk pusaka-pusaka itu beragam. Ada keris, tombak, tongkat komando, dan sebagainya. Pusaka Bung Karno kebanyakan berasal dari jalur ayah, kakek moyang yang kebetulan berdarah Majapahit.

Sementara dari nenek atau ibu berasal dari keturunan Raja Buleleng. Dengan begitu ada juga yang berasal dari Singosari. Pusaka itu dikumpulkan sejak Bung Karno masih muda hingga jadi presiden dan sesudahnya. Jumlahnya masih terus diinventarisasi.

Sebab, pusaka itu ada beberapa yang masih di istana dan di keluarga, belum pernah dipanierkan pula. Belum termasuk cindera niata dari negara-negara lain, seperti batu giok dari Cina, pedagang Samurai dari Jepang, dan lainnya. Hingga sekarang, baru sepersepuluh benda peninggalan Bung Karno yang pernah dipamerkan. Keluarga Bung Karno merasa tidak heran bila ada beberapa pihak mengaku memiliki 'tongkat komando' Bung Karno. Sebab, segala sesuatu yang berhubungan dengan Bung Karno, selalu menjadi fenomena menarik. Tidak hanya di dalani negeri, tapi juga di luar negeri. "Kalau : ada yang mengklaim punya,: pusaka Bung Karno asli, itu urusan mereka. Apa pun klaim di luaran, itu terserah mereka," papar Guruh pada sebuah media ibu kota.

Di Keluarga dan Istana
Bung Karno memang punya berbagai model tongkat komando. Tetapi yang paling sering dibawanya pada acara-acara kenegaraan, hanya satu atau dua. Adapun yang paling sering dibawa itu, tak lain sebilah tongkat dan juga keris yang ada di ruang hening.

Lantaran seringnya membawa tongkat saat bepergian, pada akhirnya memunculkan polemik di masyarakat. Tak sedikit warga masyarakat mengaku, memiliki pusaka Bung Karno. Mensikapi polemik tersebut, pihak keluarga tak ingin terpancing. Karena itu, jika ada orang yang mengaku memiliki tongkat atau keris Bung Karno, terlebih dulu harus dibuktikan keasliannya.
Ditegaskannya bahwa pusaka Bung Karno semua ada di keluarga dan di istana. Kalau ada keluarga tertentu merasa mempunyai pusaka, ada proses lanjut apakah bisa dibuktikan kebenarannya atau tidak.

Sejarah mencatat.pada dekade 1942 Bung Karno pernah berada di Babo, Papua. Wilayah ini punya arti dan nilai historis tinggi berkaitan erat dengan 'Keris Pusaka' yang diperoleh Bung Karno dari Gunung Nabi melalui Kaliopes Cosmos Werbete. Dia salah seorang pelaku sejarah setempat. Kepada wartawan dirinya pernah berkisah bahwa Bung Karno berada di Babo ketika Perang Duma (PD) II niasih berkecamuk. Tokoh yang kemudian menjadi salah satu Proklamator RI itu, jelasnya menjadi incaran tentara Jepang untuk dibunuh.

Guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Bung Karno dilarikan dari Babo ke Kampung Refideso oleh Cosmos Werbete, kemudian menuju Gunung Nabi."Di Gunung keramat itulah Bung Karno diberi keris wasiat,"ungkap Keliopes kepada wartawan ibukota. Setelah membawa keris tersebut, Bung Karno berhasil meloloskan diri dari percobaan pembunuhan.

Tapi pada ujungnya, bersama Cosmos Werbete pemilik keris tersebut, Bung Karno diasingkan Belanda.

Digembleng Tokoh Kuno
Jiwa Jawi Bung Karno merupakan cerminan semangat hidup yang mengedepankan keutamaan. Menghargai hidup dan kehidupan. Baginya, hidup adalah memberikan bukti kebaikan dan karena itu semasa remaja dirinya gemar laku prihatin. Semua itu dilakukan untuk membentuk jiwa jawinya supaya sekokoh baja.

Konon, kegemaran laku ini berawal dari beberapa guru spiritualnya dari Jogjakarta yang tak diketahui siapa, sejatinya nama dari sang guru spiritual tersebut. Sebab, dalam dunia spiritual ada pantangan untuk tidak menyebut nama. Ada kisah nyalawadi sebelum Kusno lahir. Kala itu, Keraton Jogjakarta kehilangan sebilah pusaka sakti. Tiba-tiba entah dari niana asalnya, di lingkungan keraton muncul isu bahwa pusaka yang hilang tersebut bersemayam di rahim ibunda Bung Karno. Lalu lewat peristiwa gaib setelah Kusno lahir, langsung diangkat jadi murid tokoh trah Keraton Jogjakarta.

Sumber: Matabumi.com