Pages

Minggu, 24 Juli 2011

MERINDU

susah payah aku menyusun kekuatan
berdiri diantara tiang-tiang keangkuhan
agar terlihat kokoh dihadapanmu
 
Aku berjalan gagah bagai tentara
meski tatapanku kosong
dan peluhku mengalir dari lobang hatiku
Senyum kutebar begitu indah
hingga semua terpesona
kau pun memandangku tak percaya
Mungkin aku terbiasa menyimpan galau
hingga air mata pun malu tuk menetes
tertutup keangkuhan hatiku
Ketika langit berarak senja
aku terduduk letih
menatap hamparan jiwaku yang hampa
tak ada kehangatan,,,
tak ada senda gurau
Aku bagai sebongkah jiwa
yang terbang melesat bersama angin
Kasih…
begitu jahatkah drimu
membiarkan aku tertiup sepi
dibelai malam sunyi
menanti tiada bertepi
menangis mengiris hati
Sampai kapan kau biarkan cintaku
bermain bersama bayanganmu
padahal harum tubuhmu begitu kurindu
Haruskah aku menghiba bagai pengemis
merobohkan keangkuhanku
memintamu tuk singgah sejenak
melepaskan rindu yang menggunung…
 
By : Penyair_kesepian

Puisi Rindu


Awalnya ku tak sungguh sungguh  mnyukaimu
kemudian sedikit demi sedikit
Ku mulai menyayangimu
Tapi kini kau seperti
Semakin terasa jauh dariku
Tak tahu ku kenapa begitu
Seperti daun yang tertiup angin
Entah sanggup ku raih entah tidak
Aku merindukanmu
Sangat amat merindukanmu
Aku hanya bisa menuliskannya pada Selembar kertas putih yang bersih
Betapa ku merindukanmu
seperti ratusan liter air yang berada di pantai
seperti itulah rinduku padamu

                                                               Smbr : taufikolegune